Skip to main content

Posts

Showing posts from November 17, 2011

Pendekar Buta 52 -> karya : kho ping hoo

Loan Ki mengerutkan kerungnya. Ia pun bukan seorang bodoh. Ia tahu bahwa Kun Hong mempertahankan mahkota itu bukan semata-mata karena emasnya, melainkan karena rahasia yang dikandungnya itulah. Susah payah mahkota itu hendak disampaikan kepada Raja Muda Yung Lo, tentu saja bukan karena benda itu terbuat daripada emas berharga, melainkan karena hendak menyampaikan surat rahasia itulah. Sekarang surat itu hendak diambil, habis untuk apa mahkota itu dibawa-bawa ke utara? Apa kepentingannya lagi kalau suratnya sudah diambil?

"Siapa percaya omonganmu? Aku tidak mengenalmu!" jawabnya sambil memandang hwesio itu dengan sinar mata berapi, sedikit pun juga tidak memperlihatkan rasa takut.

"Ha-ha-ha, betul-betul anak harimau! Nona, pinceng adalah sahabat baik ayahmu, masa kau tidak percaya?" kata hwesio itu.

"Loan Ki, kau berikan mahkota itu untuk diperiksa oleh Bhok-losuhu."

Loan Ki merengut dan menepuk-nepuk buntalan di punggungnya. "Ayah, aku mendapatkan ini d…