Skip to main content

Posts

Rajawali Emas 23 - Kho Ping Hoo

Akan tetapi tepuk tangan makin bergemuruh dan ia mengira bahwa orang-orang itu memuji-muji dia, tidak tahunya yang disoraki adalah gerakan dua orang gadis muda yang cantik-cantik dan yang gerakannya benar-benar mengagumkan itu. Ia cepat menoleh, memandang dan senyumnya melebar. "Aha, kiranya Thai-san-pai mempunyai pula murid-murid wanita yang cantik dan pandai! Tentunya kalian lebih pandai daripada Oei Sun tadi. Akan tetapi kalian maju berdua, ini bagus sekali. Memang sepatutnya... bagus sekali kalian maju berdua jadi berimbang dan agar jangan dikatakan bahwa aku orang tua mau menang sendiri. Ha-ha-ha!" Li Eng tertawa-tawa dan Hui Cu yang pendiam hanya berdiri tegak. Tadi memang Li Eng yang membisikkan akalnya untuk menggoda tosu ini. Sebenarnya ia tidak setuju, akan tetapi karena ia maklum akan kenakalan Li Eng dan pula memang ia mendongkol mendengar betapa tosu ini menghina Hoa-san-pai, di samping kepercayaannya a...

Rajawali Emas 22 - Kho Ping Hoo

Mendengar suara yang penuh cinta kasih dan kesetiaan ini, Kun Hong terharu sekali. Ia dapat melihat bahwa keadaan nyonya ini amat berbahaya, karena dalam keadaan mengandung telah menyalurkan tenaga dalam dan hawa murni, hal ini benar-benar amat berbahaya, tidak saja bagi kandungannya, juga bagi kesehatan tubuhnya. “Bibi, percayalah kepadaku apabila Tuhan menghendaki, Paman Beng San akan sembuh. Bi-moi, kau ajaklah Ibumu beristirahat dan cepat kau menyuruh orang mencarikan obat dari resep itu.” Melihat sikap kekasihnya yang begitu meyakinkan, Cui Bi tidak ragu-ragu lagi. Memang ia selalu mempunyai dugaan bahwa kekasihnya ini bukanlah orang sembarangan, melainkan seorang yang menyembunyikan kepandaiannya. Kiranya kepandaiannya adalah sebagai ahli pengobatan. Ia memeluk Ibunya dan berkata, “Ibu, kau percayalah kepada Hong-ko, mari mengaso dan minum obat.” Li Cu memandang kepada Kun Hong dengan mata penuh perasaan, bahk...